4 ciri ayam siap tarung

0

Bookmark and Share
Laiknya petinju, ayadu juga membutuhkan fisik yang prima sebelum turun bertanding. Tanpa fisik yang memadai tersebut, bisa dipastikan ayadu tersebut hanya menjadi bulan-bulanan pukulan lawan. Lantas bagaimana ciri ayadu yang siap tarung? Menurut Agus W, penghobi kawakan asal Solo, ada beberapa ciri yang bisa digunakan untuk melihat apakah ayadu siap atau tidak untuk diturunkan.
Ciri pertama adalah kulit yang membungkus daging memerah alias tidak pucat. “Bagian yang memerah tersebut antara lain kepala, garis kaki, kulit diantara sela-sela kaki, kulit pantat, pok(daging pangkal sayap) dan dada,” ujarnya sembari mengisap sebatang kretek filter. Inilah, sambungnya, ciri-ciri yang mudah dikenali apabila ayam tersebut terlihat fit.

Ciri kedua adalah bulu yang dimiliki ayam tersebut terlihat mengkilat.” Seperti berminyak, terutama bila kena sinar matahari. Ayam yang bulunya kusam menandakan ayam tersebut kurang sehat,” ujar Agus sambil membandingkan 2 ayadu miliknya dimana yang satu terlihat mengkilat dan yang satunya lagi berwarna kusam atau kumal.
Ciri ketiga adalah ayadu tersebut banyak bergerak. Bergerak disini dalam artian ayadu terlihat garang bila menemui ayam pejantan lain. “Yang sudah siap tarung biasanya akan nabrak sangkarnya bila melihat pejantan lain, seperti gatal ingin menjajal pukulannya. Gerakan tersebut bisa juga terjadi bila melintas betina di depannya,” jelas Agus yang berperawakan tinggi besar ini.
Ciri keempat atau terakhir adalah nafas ayadu. Untuk yang terakhir perlu adanya proses ngabar. “Kalau dalam arena sebenarnya 1 ronde 15 menit, sebaiknya ayadu dicoba dengan waktu 25 menit. Langkah ini di tempuh agar ayadu benar-benar siap di arena nantinya. Kita andaikan saja, 25 menit saja kuat apalagi cuma 15 menit,” saran Agus. Agus menambahkan untuk ayam pemula minggu pertama cukup saatu air kedua yang kemudian diteruskan minggu kedua dengan 2 air dan seterusnya. “ 3-4 air saja sudah cukup dan setelah itu siap ditarungkan,” ujarnya sambil tersenyum.  (ayamaduan.com)
Waca Maning>>

Warna ayam aduan

3

Bookmark and Share
Salah satu bagian menarik dari penampilan ayam aduan adalah warna bulunya. Warna bulu ayam jago begitu beragam. Ada beberapa penghobi yang justru suka mengoleksi berbagai warna tapi ada juga yang fanatik pada warna-warna tertentu. Berikut adalah beberapa nama ayam berdasarkan corak dan warna bulunya:

 WIRING Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer dan berkelas adalah warna wiring. Corak warna ini adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher dan rawis ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis yang dominan adalah kuning keemasan, maka disebut sebagai WIRING KUNING. Jika warna rawis cenderung merah tua kecoklatan disebut WIRING GALIH.
WANGKAS Berbeda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam wangkas memiliki warna dasar yang hampir sama dengan rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut WANGKAS EMAS dan jika warna lebih gelap kemerahan disebut dengan WANGKAS GENI.
KLAWU Warna klawu memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna gelap atau abu-abu kehitaman disebut dengan KLAWU KETHEK dan jika rawisnya berwarna kuning kemerahan disebut KLAWU GENI.
BLOROK Warna blorok adalah kondisi ketika bulu ayam berwarna totol-totol dan merupakan kumpulan dari berbagai warna. Warnak blorok yang sederhana biasanya hanya terdiri dari warna dasar putih bertotol hitam dengan rawis berwarna merah. Namun warna blorok akan dianggap istimewa jika kombinasi warna dasarnya lengkap, yaitu putih, hitam, merah dan hijau dengan rawis putih kemerahan. Warna ini disebut dengan BLOROK MADU.
JRAGEM Warna ini adalah warna hitam, berikut rawisnya. Jika kulit tubuh, paruh, mata serta sisiknya hitam semua, disebut warna CEMANI. Untuk ayam bangkok jarang yang memiliki warna ini. Warna ini biasanya terjadi bila ada garis keturunan yang bersilangan dengan ayam kampung jenis Cemani.
JALI Warna jali adalah warna blirik yang merupakan campuran beberapa warna tapi dalam noktah atau garis-garis kecil. Ini berbeda dengan blorok yang cenderung berpola totol. Jarang ayam bangkok yang berwarna jali. Ada orang tertentu yang sangat memburu bangkok asli dengan warna ini karena kelangkaannya dan berkesan eksotis.

PUTIH Ayam bangkok dianggap berbulu PUTIH SETA bila ayam bangkok berbulu putih semua baik warna dasar maupun waris. Beberapa ayam jenis ini ada juga yang memiliki rawis warna lain tetapi warna dasarnya adalah putih. Warna-warna ayam di atas adalah warna-warna utama. Dalam persilangan lebih lanjut bisa saja masing-masing warna memiliki varian yang beragam. Sebagian pengadu menganggap warna sebagai standar kualitas.


Warna WIRING dan WANGKAS adalah warna paling berkelas dibanding warna-warna lain.

Waca Maning>>

memilih seokar ayam lancuran

0

Bookmark and Share
Ketika memilih seokar ayam lancur / muda ,yang harus menjadi pertimbangan adalah:
1. Memilih ayam yang ukuran yang sesuai ( ukuran 6 keatas ).
2. Tulang dada ( furcula ) tebal dan lebar tulang dada( Coracoid ) panjang dan tebal sehingga dada menjadi bidang .
3. Pada tulang leher ( cervival vertebra ) ada 14 ruas rongga antara ruas rapat degan ukurannya besar terutama pada pangkal leher serta rapat dengan coracoid .
4. Tulang sayap pangkal sayap( Humerus ) , tebal dan kokoh .
5. Tulang sayap ruas kedua terdapat 2 bagian ( radius ) lebih kecil sedikit dari pada ulna . kedua tulang ini lebar juga harus tebal .
6. Tulang sayap ruas ketiga juga terdapat dua bagian ( Carpometacarpus ) dan yang paling ujung Phalanges . sayap ini lebih panjang lebih bagus.
7. Bentuk sayap tertutup terlipat seperti kerang ukuran bulu sayap panjang sampai ke pangkal ekor .
8. Tulang iga ( Ribs ) tebal dan jaraknya rapat .
9. Tulang paha atas dinamakan FĂ©mur lebih pendek dari tulang paha bahwa yang dinamakan tibiotarsus ,bila dipegang bulat dan pipih.
10. Tulang betis ( tarsometatarsus ) lebih pendek dari Tibiotarsus tulangan besar dan kokoh .bentuk kaki bulat dan kering . sisik rapi .
11. Jari kaki ( phalanges ) panjang dan halus serta bulat .
12. Tulang supit ( Pelvic ) tebal dan rapat
13. Brutu atau pangkal ekor besar rapat , bulu ekor panjang lebat dan panjang .
14. Tulang kepala ( cranium ) bentuk kepala seperti buah pinang .
15. Patuk/ paruh atas ( upper mandible ) panjang ,tebal berparit .
16. Patuk / paruh bahwa ( lower mandible ) sama dengan patuk atas tebal dan patuk dapat tertutup rapat .
17. Panjang badan panjang . pegangan pada ayam bibagian pinggang bulat .
18. Bahu sedikit terangkat keatas / kuncup
Memang sulit medapatkan ayam yang cirinya yang tersebut diatas.





http://komayti.blogspot.com/2010/03/ketika-memilih-seokar-ayam-lancur-muda.html
Waca Maning>>